Dental Whitening, amankah?

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kesadaran masyarakat di bidang estetika, pemutihan gigi menjadi salah satu perawatan yang populer sekarang. Kalau dulu orang tidak bermasalah dengan gigi yang kuning dan tidak cerah, sekarang justru kebalikannya. Beberapa hal yang dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi adalah:
  • merokok dalam jangka waktu lama menyebabkan gigi berwarna kecoklatan
  • makanan dan minuman apa pun seperti masakan padang, saos, teh, kopi, coke, wine, dll, if it stains your clothes, it stains your teeth
  • antibiotik
  • penuaan juga berperan dalam proses berubahnya warna gigi
Ada beberapa yang mengatakan, pemutihan gigi atau yang dikenal dengan dental whitening atau dental bleaching, sangat beresiko dan mempengaruhi ketahanan email gigi. Sebenarnya hal tersebut tidak benar. Bahan aktif yang digunakan untuk pemutihan gigi adalah hidrogen peroksida atau karbamid peroksida dengan konsentrasi mulai 3% - 38%, tergantung jenis perawatan. Peroksida adalah unsur utama yang digunakan sebagai pemutih (termasuk pemutih pakaian). Semakin tinggi konsentrasi peroksida, semakin kuat daya pemutihnya–namun, juga lebih berisiko menyebabkan kerusakan pada gusi dan jaringan sekitarnya.

Sebelum dilakukan prosedur dental whitening, semua gigi, terutama yang akan di aplikasikan gel pemutih harus dalam keadaan sehat, karang gigi sudah dibersihkan, dan lubang pada gigi sudah ditambal.

Ada 2 metode pemutihan gigi:

1. In Office Dental Whitening,

yaitu metode pemutihan yang hanya dapat dilakukan oleh dokter gigi di tempat prakteknya, karena menggunakan bahan dengan konsentrasi tinggi, hingga 38%, maka penanganan dan pemantauan khusus. Namun waktu yang diperlukan untuk mendapatkan hasil prosedur pemutihan tidak terlalu lama, hanya 1 jam maksimal. Cara pengerjaannya bervariasi, ada yang menggunakan lampu khusus, dan ada yang tidak, tergantung petunjuk masing-masing produk.

gel pemutih diaplikasikan ke permukaan gigi, kemudiana disinar untuk mengaktifkan bahan pemutih (http://teethwhiteninghq.org)


Prosedur in-office whitening menggunakan Boost (www.youtube.com)


2. Home Dental Whitening,

yaitu metode pemutihan gigi yang dilakukan oleh pasien sendiri dengan petunjuk dokter gigi. Biasanya prosedur ini dilakukan di rumah menjelang tidur. Pemutihan dengan cara ini relatif aman karena konsentrasi bahan yang digunakan rendah, sekitar 3%, namun waktu yang dibutuhkan cukup lama sekitar empat sampai delapan minggu.

gel pemutih diaplikasikan pada tray yang sebelumnya telah di cetak sesuai gigi pasien (http://www.todaysdental.net.au)


tray yang sudah diberi gel pemutih di tempatkan dalam mulut dan dibiarkan selama tidur, prosedur ini diulangi terus sampai hasil yang diinginkan (http://www.hagerstownsmiles.com)

3. Kombinasi kedua metode tersebut,

Agar hasil whitening bertahan lama, bisa juga dilakukan kombinasi keduanya, setelah aplikasi in-office whitening dilanjutkan dengan perawatan home whitening di rumah sesuai instruksi dokter gigi.

hasil whitening bervariasi pada tiap pasien, dapat diulangi pada bagian yang mengalami pewarnaan yang berat (http://www.cosmedia.co.uk)

Efek samping:

1. Sensitivitas

Gigi yang baru diputihkan akan sensitif, ditandai dengan rasa ngilu terhadap perubahan suhu, tekanan dan sentuhan. Hal ini paling mungkin terjadi pada gigi yang diputihkan di dokter gigi, di mana konsentrasi peroksida yang digunakan lebih tinggi. Sensitivitas ini biasanya berlangsung hanya beberapa hari. Hindari makanan yang terlalu dingin ataupun panas. Beberapa dokter gigi merekomendasikan pasta gigi dan gel yang mengandung kalium nitrat untuk gigi sensitif.

2. Iritasi gusi

Gusi dapat mengalami iritasi akibat kontak dengan pemutih berkonsentrasi peroksida tinggi. Namun, iritasi tersebut biasanya hanya terasa dalam beberapa hari dan menghilang setelah proses pemutihan selesai.

3. Pewarnaan kembali

Pada 2x24 jam setelah prosedur pemutihan, gigi sedang aktiff-aktifnya menyerap zat warna. Untuk mencegah pewarnaan kembali, hindari merokok, dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang berwarna selama dua hari pertama setelah pemutihan.

Tuuuhh, aman kaann? silakan hubungi dokter gigi kamu untuk keterangan lebih lanjut, atau silakan hubungi saya, ada harga khusus untuk pembaca blog saya












Komentar

  1. mau dong bleaching gigi, dok. boleh minta no kontaknya. trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Chacha, kamu bisa kontak saya ke email amelsehan@gmail.com, nanti saya kirimkan nomor kontak saya lewat email. terimakasih

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serba-serbi Blok Mandibular

I'm a dentist and I'm travelling

Saya dan APD gemesh-gemesh